Selasa, 18 Desember 2012
PEMANFAATAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DI SMAN 1 BANYUASIN II
0 komentar Diposting oleh rika di 19.04
Data yang berhasil dikumpulkan dalam penelitian yang dilakukan melalui
kegiatan obsevasi,dan wawancara meliputi: kunjungan siswa di perpustakaan,
peminjaman buku, koleksi perpustakaan, dan hambatan perpustakaan di SMAN
1 Banyuasin II
1.
Kunjungan Siswa di Perpustakaan
Kunjungan siswa ke perpustakaan merupakan indikator tercapainya tujuan didirikannya
perpustakaan. Sebagai perpustakaan sekolah, kunjungan siswa ke perpustakaan
menjadi tolak ukur pemanfaatan perpustakaan oleh peserta didik. Dari hasil
pengamatan, kunjungan siswa ke perpustakaan yaitu pada saat jam istirahat
setiap hari sekolah. Berdasarkan hasil wawancara kami kepada petugas
perpustakaan rata-rata ada 50 siswa setiap hari berkunjung ke perpustakaan, dengan
keperluan membaca dan meminjam buku.
Label: Tugas Kuliah
A. Pendahuluan
Pendidikan mempunyai
peranan sangat penting dalam keseluruhan aspek kehidupan manusia. Hal ini
disebabkan pendidikan berpengaruh langsung terhadap perkembangan manusia, perkembangan
seluruh aspek kepribadian manusia. Pendidikan menentukan model manusia yang
akan dihasilkannya. Kurikulum merupakan inti dari bidang pendidikan dan
memiliki pengaruh terhadap seluruh kegiatan pendidikan, menentukan proses
pelaksanaan dan hasil pendidikan. Mengingat pentingnya peranan kurikulum dalam pendidikan dan kehidupan
manusia, maka dalam penyusunan kurikulum tidak dapat dilakukan
secara sembarangan, tanpa menggunakan
landasan yang kokoh dan kuat.
Mungkin anda dapat membayangkan
andaikata sebuah bangunan rumah yang dibangun tidak menggunakan landasan
(fondasi) yang kokoh, maka ketika terjadi goncangan atai diterpa angin sedikit
saja rumah tersebut akan mudah rubuh. Demikian halnya dengan kurikulum, jika
dikembangkan tidak didasarkan pada landasan yang tepat dan kuat, maka kurikulum
tersebut tidak bisa bertahan lama, dan bahkan dengan mudah dapat ditinggalkan
oleh para pemakainya.
Label: Tugas Kuliah
Selasa, 29 Mei 2012
RENCANA PELAKSANAAN
PEMBELAJARAN
Nama
sekolah : SMAN
1 BANYUASIN II
Mata
Pelajaran : Sosiologi
Kelas/semester : X/ 2
Standar Kompetensi : 2 . Menerapkan
nilai dan norma dalam proses pengembangan
kepribadian.
Kompetensi Dasar
: 2.2. . Mendeskripsikan terjadikanya perilaku
menyimpang dan
sikap-sikap anti sosial.
Indikator Pencapaian Kompetensi:
- Mengidentifkasikan terjadinya perilaku menyimpang sebagai hasil sosialisasi yang tidak sempurna.
- Mengklasifikasi jenis-jenis perilaku menyimpang
- Mengidentifikasikan sifat dan macam perilaku menyimpang.
- Memberikan opini tentang berbagai perilaku menyimpang dalam masyarakat
Label: Tugas Kuliah
STUDI KOMPARATIF PENDIDIKAN TINGGI NEGARA AMERIKA SERIKAT DAN NEGARA INDONESIA
0 komentar Diposting oleh rika di 21.12
I.
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat
signifikan dalam sebuah kehidupan berbangsa. Pendidikan merupakan media
strategis dalam memacu kualitas sumber daya manusia. Menjadi bangsa yang maju
tentu merupakan cita-cita yang ingin dicapai oleh setiap negara di dunia. Salah
satu faktor yang mendukung bagi kemajuan adalah pendidikan. Begitu pentingnya
pendidikan, sehingga suatu bangsa dapat diukur apakah bangsa itu maju atau
mundur, sebab pendidikan merupakan proses mencetak generasi penerus bangsa.
Apabila output dari proses pendidikan ini gagal maka sulit dibayangkan
bagaimana dapat mencapai kemajuan. Bagi suatu bangsa yang ingin maju, pendidik
harus dipandang sebagai sebuah kebutuhan sama halnya dengan kebutuhan-kebutuhan
lainnya
Label: Tugas Kuliah
TOTAL QUALITY MANAJEMEN/ MANAJEMEN MUTU TERPADU DAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH
0 komentar Diposting oleh rika di 21.08
I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pada
dasarnya, pendidikan ditujukan untuk menyiapkan manusia menghadapi masa
depan agar hidup lebih sejahtera, baik sebagai individu maupun sebagai
makhluk sosial. Mutu pendidikan di Indonesia telah lama menjadi keprihatinan kita bersama, bahkan sebelum adanya
krisis ekonomi pada tahun 1997. Dengan adanya krisis ekonomi yang
berkepanjangan ini, masalah rendahnya mutu pendidikan menjadi lebih
memprihatinkan . Berbagai upaya penanggulangan telah dilaksanakan untuk
mencoba mengurangi akibat negatif krisis tersebut
seperti pemberian bantuan DBO kepada sekolah yang memerlukan dan
beasiswa kepada siswa yang kurang mampu. Namun,usaha ini belumlah cukup
karena belum menyentuh belum menyentuh bagian intinya – pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang efektif dan menyenangkan. Selain
itu juga diperlukan pemberdayaan kemampuan para tenaga kependidikan dan
serta manajemen sekolah yang lebih bertumpu pada kebutuhan dan kondisi
sekolah, masyarakat dan lingkungan setempat, dan tak kalah pentingnya keikutsertaan masyarakat dalam pendidikan
Label: Tugas Kuliah
Rabu, 11 Januari 2012
Pengembangan Model Pembelajaran ICT Berbasis E-Learning Untuk Meningkatkan Kompetensi Dosen Di Universitas Harapan Indonesia Palembang
A. LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah memberikan pengaruh terhadap dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran. Dengan berkembangnya penggunaan TIK ada lima pergeseran dalam proses pembelajaran yaitu: (1) dari pelatihan ke penampilan, (2) dari ruang kelas ke di mana dan kapan saja, (3) dari kertas ke “on line” atau saluran, (4) fasilitas fisik ke fasilitas jaringan kerja, (5) dari waktu siklus ke waktu nyata.
Label: Tugas Kuliah
Selasa, 10 Januari 2012
Instructional Technology And Media For Learning: Teknologi Pembelajaran dan Media Untuk Belajar
1 komentar Diposting oleh rika di 15.28Buku panduan ini berisi tentang teknologi instruksional yang menyediakan sumber daya untuk guru dan siswa untuk membuat hasil yang maksimal dari teknologi baru dan di munculkan di kelas dalam bentuk media.
Edisi kesembilan ini memberikan fokus baru pada pembelajaran abad dua puluh satu dan menyediakan informasi baru dan diperbaharui di tool web 2.0 dan diperluas dalam bentuk website dan Buku ini dilengkapi klip video dengan panduan kegiatan / DVD sebagai sumber daya pendidikan. Buku ini mencakup semua aspek audio, video, komputer dan teknologi pembelajaran jarak jauh dan menyediakan berbagai latihan, pelajaran sampel dan sumber daya terpadu. menyediakan akses ke sumber daya guru, termasuk tes dan slide PowerPoint. Teknologi pembelajaran tumbuh kembang dari praktik dan gerakan komunikasi audio visual. Pada mulanya teknologi ini dilihat sebagai suatu teknologi pembelajaran yang berkaitan dengan penggunaan peralatan, media dan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan atau pengajaran dengan alat bantu audiovisual.
Edisi kesembilan ini memberikan fokus baru pada pembelajaran abad dua puluh satu dan menyediakan informasi baru dan diperbaharui di tool web 2.0 dan diperluas dalam bentuk website dan Buku ini dilengkapi klip video dengan panduan kegiatan / DVD sebagai sumber daya pendidikan. Buku ini mencakup semua aspek audio, video, komputer dan teknologi pembelajaran jarak jauh dan menyediakan berbagai latihan, pelajaran sampel dan sumber daya terpadu. menyediakan akses ke sumber daya guru, termasuk tes dan slide PowerPoint. Teknologi pembelajaran tumbuh kembang dari praktik dan gerakan komunikasi audio visual. Pada mulanya teknologi ini dilihat sebagai suatu teknologi pembelajaran yang berkaitan dengan penggunaan peralatan, media dan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan atau pengajaran dengan alat bantu audiovisual.
Label: Tugas Kuliah
Selasa, 03 Januari 2012
Label: Tugas Kuliah
Kamis, 08 Desember 2011
Sebuah kombinasi dari material pengajaran, pusat belajar (learning center) merupakan lingkungan yang serba lengkap yang dirancang untuk meningkatkan belajar inividu atau kelompok kecil yang focus pada specific. Sebuah pusat belajar mungkin sesederhana beberapa kursi dan satu meja, yang sekitarnya para siswa berdiskusi, atau ia mungkin secanggih beberapa computer berjaringan yang di gunakan oleh sebuah kelompok untuk penelitian kolaboratif dan penyelesaian.
Label: Tugas Kuliah
Label: Tugas Kuliah
Rabu, 07 Desember 2011
MODEL PEMBELAJARAN ASSURE ( Menciptakan Pengalaman Belajar )
0 komentar Diposting oleh rika di 21.38
A. DEFINISI MODEL ASSURE
Sekarang ini para pengajar atau guru dihadapkan dengan tantangan bagaimana cara mengajar degan baik dan bisa diterima baik oleh para muridnya. Tentu saja ini bukan tantangan ringan, karena tiap pengajar dari tiap daerah mempunyai kelebihan dan kekurangan dari berbagai aspek pendidikan, entah itu fasilitasnya, jenis muridnya, dan lain-lain. Pengajar juga harus mempunyai strategi yang jitu untuk setidaknya membuat pengajaran menjadi mudah dan bisa diterima oleh siswa, karena sulit membuat pengajaran bisa diterima oleh semua siswa. ASSURE model adalah salah satu petunjuk dan perencanaan yang bisa membantu untuk bagaimana cara merencanakan, mengidentifikasi, menentukan tujuan, memilih metode dan bahan, serta evaluasi.
Label: Tugas Kuliah
Pengertian Ontologi
Pengertian paling umum pada ontologi adalah bagian dari bidang filsafat yang mencoba mencari hakikat dari sesuatu. Pengertian ini menjadi melebar dan dikaji secara tersendiri menurut lingkup cabang-cabang keilmuan tersendiri. Pengertian ontologi ini menjadi sangat beragam dan berubah sesuai dengan berjalannya waktu. Neches (1991) memberikan definisi tentang ontologi yaitu: “Sebuah ontologi merupakan definisi dari pengertian dasar dan relasi vocabulary dari sebuah area sebagaimana aturan dari kombinasi istilah dan relasi untuk mendefinisikan vocabulary”.
Label: Tugas Kuliah
A. Pengertian Teknologi
Kata teknologi secara harfiah berasal dari bahasa Latin ”texere” yang berarti menyusun atau membangun. Sehingga istilah teknologi seharusnya tidak terbatas pada penggunaan mesin, meskipun dalam arti sempit hal tersebut sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Roger (1983) teknologi adalah suatu rancangan (desain) untuk alat bantu tindakan yang mengurangi ketidakpastian dalam hubungan sebab akibat dalam mencapai suatu hasil yang diinginkan.
Label: Tugas Kuliah
A. Kawasan dan bidang garapan Teknologi Pendidikan
1. Kawasan Desain
Beberapa faktor pemicu kawasan ini adalah : 1) artikel tahun 1954 dari B.F. Skinner “The Science of Learning and the Art of Teaching” disertai teorinya tentang pembelajaran berprogram; 2) buku tahun 1969 dari Herbert Simon “The Science of Artifisial” yang membahas karakteristik umum dari pengetahuan preskriptif tentang desain; dan 3) pendirian pusat-pusat desain bahan pembelajaran dan terprogram, seperti “Learning Resource and Development Center” di Universitas Pittburgh pada tahun 1960an, (dikutip dari Teknologi Pembelajaran Defenisi dan Kawasannya oleh Barbara B. Seels, dan Rita C. Richey Hal.30 s.d. 31). Desain adalah proses untuk menentukan kondisi belajar.
Label: Tugas Kuliah
Selasa, 06 Desember 2011
A. Pengertian Landasan Psikologi Pendidikan
Landasan Psikologi pendidikan adalah suatu landasan dalam proses pendidikan yang membahas berbagai informasi tentang kehidupan manusia pada umumnya serta gejala-gejala yang berkaitan dengan aspek pribadi manusia pada setiap tahapan usia perkembangan tertentu untuk mengenali dan menyikapi manusia sesuai dengan tahapan usia perkembangannya yang bertujuan untuk memudahkan proses pendidikan.
Label: Tugas Kuliah
A. Pengertian Kebijakan Pendidikan
Kebijakan pendidikan (dalam Nugroho, 2008:36) diartikan sebagai kumpulan hukum atau aturan yang mengatur pelaksanaan sistem pendidikan, yang tercakup di dalamnya tujuan pendidikan dan bagaimana mencapai tujuan tersebut. Sebagaimana dikemukakan oleh Olsen dan Codd (dalam Nugroho, 2008:36) kebijakan pendidikan merupakan kunci bagi keunggulan, bahkan eksistensi bagi negara-negara dalam persaingan global, sehingga kebijakan pendidikan perlu mendapatkan prioritas utama dalam era globalisasi.
Label: Tugas Kuliah
;;
Subscribe to:
Postingan (Atom)










